Resep Baik Sunco

Bahan Pengharum Makanan Khas Indonesia

Sejak dulu nenek moyang sudah memanfaatkan beberapa bahan untuk memberi aroma wangi dan sedap dalam  masakan, kue dan penganan. Bahan-bahan inilah yang menjadi andalan.

Kelapa

Kelapa, terutama kelapa yang diparut menjadi bahan pelengkap penting penganan tradisional. Kelapa parut diandalkan untuk memperkaya rasa, memperbaiki tekstur, serta memberi gurih manis.

Kelapa parut bisa untuk campuran adonan, topping, taburan hingga balutan. Sebut saja klepon, putu ayu, kue getuk, sampai apem. Semuanya mengandalkan kelapa parut untuk membuat rasa semakin legit.

Gula Merah

Terbuat dari nira kelapa dan nira tumbuhan palem. Gula merah menjadi sumber rasa manis, pemberi aroma legit, sekaligus memberi warna cokelat alami jajanan tradisional.

Gula merah bisa dicampurkan adonan, untuk isian, bahan besta (balutan) hingga disiramkan untuk saus.

Santan

Santan bisa ditambah dalam adonan atau disiramkan untuk saus. Penggunaan santan bisa mentah atau matang. Untuk saus atau kuah, santan dimasak dengan api kecil hingga kental.

Kue putri mandi, talam, serabi (kuah atau tanpa kuah) adalah penganan yang gurihnya bersumber pada santan.

Daun Pandan

Pandan memberi warna hijau sekaligus penambah aroma. Pandan mengeluarkan bau aromatik wangi manis segar. Tak jarang pandan di campurkan saat memasak santan atau saus gula merah.

Irisan daun pandan bahkan sering dijadikan pembungkus makanan atau hiasan pada jajanan pasar. Pandan sering dipadukan dengan suji untuk mendapatkan warna hijau dan aroma yang lebih pekat.

Nangka

Nangka matang menjadi salah satu bahan aromatik yang sering ditambahkan dalam beragam penganan tradisional.

Cendol, wajik ketan, kolak, serabi, dan masih banyak lagi lainnya memanfaatkan nangka sebagai pemberi aroma wangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *